Puisi tanpa Judul
sunyi mencumbu bersama membekunya hatiku,
menelusuri alam kalut dalam palutpalut ironi
setetes embun melamun di atas daun kering
lalu batubatu membisu antara Kau dan aku.
resah dibawah mihrab dan diatas sajadah lusuh,
membentuk peristiwa rindu dalam gairah sendu.
sesekali celoteh katak meneriak entah apa,
dibawah selimut malam sayupsayup nyanyian cinta akan dimulai.
menggugah birahi lepas dari ubun-ubun kesadaran
dihantar dengan deretan doa suci dan aroma dupa sorgawi
jadikan nyanyian pemecah sunyi antara Kau dan aku

Komentar
Posting Komentar