wisma ar-roman
tempat penyair menyembunyikan kalam
melukis malam dan membungkus ratap cahaya
pada waktu yang semakin kusut dan letih
kini kaca etalase cermin kita pecah
dan tirai yang masai
tertoreh sajak abadi
tentang galau dan air mata
masuklah pada rumah tua
tempat penyair menyimpan kata-kata
di balik tembok sunyi pada kebisuannya
sebab apalah artinya
mengejar bayang-bayang patah
yang tertatih menuju ruang kosong
by:pirtus
@wava strenger
tentang galau dan air mata
masuklah pada rumah tua
tempat penyair menyimpan kata-kata
di balik tembok sunyi pada kebisuannya
sebab apalah artinya
mengejar bayang-bayang patah
yang tertatih menuju ruang kosong
dan mimpi penyesalan

masih ingatkah kalian saat kita bersendagurau menipu malam dgn celoteh-celoteh yg kini tinggal kenangan
BalasHapusjiwanya bukanlah jiwaku
BalasHapusraganya bukn pula ragaku
aku dan dia beda
tpi aku bisa rasakannya
dia yg slama ini mnjagaku
aku dan dia satu
menyatu dlm kisah
entah sampai kpn ku bersamanya
saling bercerita dlm selimut jiwa.
tapi kini entah kemana...