Dari Hati, untukmu Hati..
Pada suatu waktu, "ia kemudian didatangi satu sosok berwajah
buruk,berpakaian jelek yang langsung berkata kepadanya. 'Aku datang
mengabarimu tentang kehinaan dan azab yang kekal dari Allah.' Ia pun
bertanya, 'Engkau datang dengan wajah penuh keburukan. siapa engkau?'
sosok itu menjawab, 'Aku amal burukmu. Engkau cepat dalam bermaksiat
dan lambat dalam mentaatiNya. Allah pun membalasnya dengan
keburukan.'Lalu didatangkanlah seorang malaikat yang buta, tuli dan bisu
untuknya dengan menggenggam sebuah odam, palu yang seandainya
dihantamkan ke gunung maka akan langsung lebur menjadi debu. Dengan pali
inilah malaikat tadi memukulnya hingga menjadi debu, lalu Allah
mengembalikan jasadnya seperti semula, lalu malaikat memukulnya lagi dan
begitu eterusnya. Ia berteriak kesakitan yang terdengar semua makhluk
Allah selain jin dan manusia."
Al-Barra ibn Azib berkata,:"Lalu dibukakan pintu neraka dan digelarkan untuknya alas tidur dari api neraka"
Na'udzubillah...semoga itu tidak terjadi pada diri kita ini kelak ketika kematian itu menjemput kita. Aamiin.
Untukmu
hati..semoga kau senantiasa selalu menginatNya(Allah) dalam setiap
tarikan nafas. Bersabarlah denanNya dengan semangat dan visi meraih
kemenangan dan keberuntungan. Ingatlah selalu denganNya dan jangan
sekali-kali melalaikanNya. Jangan biarkan kesadaranmu terjadi setelah
kematian tiba, karena kesadaran pada saat itu sudah tiada guna. Maka
bangunkanlah kesadaranmu kepadaNya sebelum perjumpaan denganNya.
Sadarlah, sebelum kau disadarkan oleh bencana urusanmu, lalu kau akan
merutuk sesal di hari yang tiada guna lagi segala penyesalan.
Luruskanlah hati, sebab ketika hati telah baik, maka baik pula tingkah
laku seluruh anggota tubuh.
Rasul SAW bersabda:"Dalam diri setiap
anak Adam ada seonggok daging. Jika ia baik,maka baik pulalah seluruh
anggota tubuhnya. Dan jika ia rusak,maka rusaklah seluruh anggota
tubuhnya. Ingat"lah, ia..adalah HATI."
Salam Bening :)
Komentar
Posting Komentar