Soal Ujian.. Hati..
Saringlah kotoran- kotoran yg akan menghinggapi hatimu. Terlebih buruk Sangkamu pada Allah ta'ala atau orang lain, jangan .. Jangan kau biarkan udara dengan leluasa menguasai ruang dalam hatimu. Karena engkau hamba Allah, bukan hambanya hawa nafsu. Hmm, yaa .. Bukankah kelak dihari akhir hawa nafsu hanya akan membuatmu tersiksa, bahkan tidak hanya di akhirat, bisa jadi duniamu pun bisa ikut seret jalannya, butdk pikiran dan hatinya, nah itu .. Namanya menyusahkan diri sendiri. Sebab apa? Sebab ngikutin hawa nafsu.
Duhai hati, ilmunya kehidupan itu sama seperti halnya kita belajar ilmu di sekolahan. Allah mengutus Baginda Rasulullah shollallahu 'alaihi wassalam lalu mewahyukan Al Qur'an sebagai pedoman kita. Materinya ada, bocorannya juga ada buat kita pas ngejalanin suatu tes harus bagaimana.
Jadi .. Jangan risau, jangan gelisah, jangan berlarut- larut dengan kesedihanmu. Karena jika engkau sudah menggenggam materiny ,, satu kuncinya lillahi ta'ala, Allah ma'ana .. Allah bersama orang-orang yang sabar.
"Kakak tes kan harus dikerjain bukan disabarin? Kalau ngga dikerjain ga selesai-selesai dong ujiannya?"
Pertanyaan yang Bagus ya, Sahabat Cinta 😊
Oke, sebenarnya solusi dari setiap soal tes kan beda- beda y ,, tergantung permasalahannya. Tapi kita ambil garis besarnya saja, bahwa sebenarnya setiap permasalahannya itu dapat kita selesaikan, meski mungkin sebelumnya kita mengerjakan soal itu sempat ada salah, kita bisa membuka pedoman kita kembali untuk mengetahui kebenarannya .. (Sudah benarkah saya, sikap saya dalam menanggapi tes ini? kan macam tu) atau jika tidak, kita bisa sharing dengan teman, atau seorang Guru jika memang menemukan kesulitan yang susah untuk dipecahkan.
Nah setelah ketemu titik permasalahannya, salahnya kita dimana barulah langkah untuk move on, perbaiki diri ..
Nah biar lebih mudah, kita gambarkan dalam bentuk skemanya ya ..
Ada pedoman untuk belajar (Al Qur'an, yang kadang dilupakan) -> Ujian -> Kerjakan semampu kita -> Koreksi -> Bahas Soal (Bisa sharing dengan teman atau guru) -> Ketemu letak kesalahan -> Perbaikan / Perbaiki diri / Move on
Perbaikan ini tidak akan dicapai oleh orang-orang yang tidak mau belajar.
Orang-orang yang mau belajar, mengambil pelajaran, dan kemudian mengaplikasikannya dalam persoalan yang ia hadapi itulah kebijakan sikap. Ialah orang-orang yang beruntung, karena pedomannya Al Qur'an digenggam erat dalam hatinya..
SalamBening..hat... 🐝💖

Komentar
Posting Komentar